Lompat ke isi utama

Berita

Catat Setiap Detik Demokrasi, Ketua Bawaslu Lampung Selatan: Tugas Pengawas sangat Mulia

Apel Pagi

Apel Pagi

LAMPUNG SELATAN – Semangat integritas dan kebanggaan atas amanah demokrasi kembali digaungkan di lingkungan Bawaslu Kabupaten Lampung Selatan. Melalui Apel Pagi yang digelar di halaman kantor setempat, Senin (2/11/2026), seluruh jajaran komisioner dan staf diingatkan kembali pada esensi suci dari tugas pengawasan pemilu.

Berbeda dengan rutinitas birokrasi pada umumnya, apel pagi ini dikemas dengan pendekatan humanis yang menyentuh hati. Bertindak selaku pembina apel, Ketua Bawaslu Lampung Selatan, Wazzaki, memilih untuk tidak membawakan arahan teknis yang kaku, melainkan sebuah refleksi mendalam bagi para penjaga gawang demokrasi di Bumi Khagom Mufakat.

Dalam arahannya, Wazzaki menggunakan metafora ketelitian untuk menggambarkan tingginya standar tugas pengawasan. Ia mengajak jajarannya untuk meneladani sifat-sifat luhur, seperti ketelitian dan keobjektifan, dalam merekam setiap peristiwa demokrasi. "Kita diamanahkan untuk mengawasi dan mencatat setiap kejadian dengan seteliti mungkin, karena semuanya akan dipertanggungjawabkan. Maka, berbahagialah kita yang diberi kepercayaan untuk menjalankan tugas mulia ini," ujar Wazzaki..

Pernyataan ini bukan sekadar metafora puitis, melainkan fondasi filosofis bagi kerja-kerja Bawaslu. Setiap temuan, laporan, dan catatan fakta pelanggaran yang disusun oleh para pengawas adalah rekam jejak sejarah demokrasi yang harus dipertanggungjawabkan tidak hanya kepada hukum, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Oleh karena itu, Wazzaki mengajak seluruh jajarannya untuk senantiasa merasa bahagia dan bersyukur atas amanah yang diemban. "Maka berbahagialah kita yang diberi kepercayaan untuk melakukan kerja pengawasan. Ini adalah kehormatan besar, bukan sekadar jabatan atau rutinitas," tegasnya, memompa semangat moralitas institusi.

Arahan ini sontak memantik energi positif di kalangan staf dan komisioner. Pesan bahwa pekerjaan mereka dicatat dengan teliti menyadarkan mereka bahwa ketelitian di lapangan, keberanian menegakkan aturan, dan keadilan dalam bersikap adalah wujud ibadah kebangsaan yang sesungguhnya.

Momen apel pagi ini secara tidak langsung menegaskan citra Bawaslu Kabupaten Lampung Selatan yang tidak hanya bekerja secara administratif, tetapi juga bekerja dengan hati dan kesadaran spiritual. Lembaga ini terus bertransformasi menjadi institusi pengawas yang humanis, dekat dengan masyarakat, dan berintegritas tanpa kompromi.

Dengan fondasi moral yang kuat tersebut, Bawaslu Lampung Selatan siap menghadapi dinamika politik dan tahapan demokrasi ke depan. Mereka melangkah bukan sekadar sebagai aparat negara, melainkan sebagai penjaga amanah rakyat yang bekerja dengan ketelitian malaikat dan ketulusan hati.

Penulis : Thr

Foto dan Editor : Iben