Hendra Fauzi Mensosialisasikan Peran Bawaslu Dalam Menjaga Demokrasi
|
Ketua Badan Pengawasan Pemilihan Umum (Bawaslu) Lampung Selatan (Lamsel) meberikan sosialisasi terkait peran Bawaslu dalam menjaga demokrasi di Aula Kantor Badan Kesbangpol Lampung Selatan.pada Senin, 31/03
Seiring perkembangannya demokrasi berpotensi untuk rusak dari dalam. Fenomena ini sering berlangsung secara perlahan dan nyaris tanpa kita sadari. Demokrasi bisa mati bukan saja melalui kudeta oleh militer melainkan melalui tangan pemimpin terpilih yang dipilih oleh rakyatnya. Kondisi tersebut yang bisa menyebabkan pembajakan terhadap integritas demokrasi melalui kekuasaanya. Integritas demokrasi salah satunya akan bergantung kepada pola penyelenggaraan yang jujur dan adil sesuai amanat konstitusi.
Menyikapi hal tersebut Badan Kesejahteraan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Lampung Selatan menghadirkan penyelenggara Pemilu dalam hal ini Komisi Pemilihan Uum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (bawaslu) untuk mengampaikan peranannya dalam menjaga demokrasi kepada masyarakat.
KPU Kab, Lamsel yang dihadiri oleh Ketua KPU Ansurasta Razak dalam paparannya menyampaikan bahwa hal terpenting dalam menjaga demokrasi adalah kesadaran masyarakat terhadap hak-hak politiknya. Kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi langsung dalam menyalurkan hak demokrasinya sebagai warga negara yang syah sesuai undang-undang harus murni berdasarkan hati Nurani dengan tujuan untuk kepentingan kesejahteraan.
“dalam menjaga dalam demokrasi kesadaran masyarakat terhadap hak-hak politiknya itu sangat penting, kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi langsung dalam menyalurkan hak demokrasinya sebagai warga negara yang syah sesuai undang-undang harus murni berdasarkan hati Nurani dengan tujuan untuk kepentingan kesejahteraan” Katanya.
Sementara itu Ketua Bawaslu Kab. Lamsel Hendra Fauzi dalam penyampaiannya mengatakan hal yang sama bahwa demokrasi akan terjaga dengan baik jika peran partisipasi masyarakat dalam memberikanpengawasan dalam proses pemilihan berjalan dengan baik. Pentingnya penegakkan kejujuran dan keadlian sebagai dasar utama dalam demokrasi itu menjadi tanggungjawab moral bersama tidak hanya penyelenggara.
Partisipasi dalam memberikan pengawasan sebagai manifestasi nilai-nilai luhur dari Pancasila harus tetap terjaga sebagai spirit kita dalam berbangsa dan bernegara. Karena sejatinya demokrasi itu kekuasaan ditangan rakyat maka rakyat itu sendiri yang harus menempatkan dirinya sebagai penguasa.
menyampaikan hal yang sama Karna pada dasarnya para pemimpin baik eksekutif maupun legislative secara substansi mereka meminta tolong kepada masyarakat untuk memilih agar terpilih menjadi pemimpin atau wakil rakuat itu sendiri
“rakyat sebagai pemegang kandali demokrasi harus memberi peranan yang sangat besar dalam menjaga demokrasi, demokrasi akan sulit diwujudkan jika masing-masing hanya mementingkan pribadi dan keuntungan sesaat yang berujung kerugian yang akan dirasakan oleh kita sendiri, maka bawaslu dalam hal ini sesuai tugas, kewajiban dan wewenangnya tetap memebrikan edukasi sesuai dengan porsinya kepada masyarakat. “Paparnya.
Selain dari penyelenggara hadir juga ketua Badan Narkotika Nasional (BNN) Kab Lamsel AKBP Ikhlas, S.P., M.H menyampaikan terkait bahaya peredaran narkoba di wilayahnya. Hal tersebut adakaitannya dengan proses penegakkan demokrasi di Lamsel. Menurutnya masyarakat jika mengkonsumsi bahan-bahan yang berbahaya yang berakibat rusaknya fungsi kesadaran sehingga menyebabkan terganggunya fungsi syarat maka nilai-nilai kesadaran tidak akan bisa terwujud dengan baik. Dengan demikian sejauh mungkin beliau meminta jangan sampai masyarakat tergoda untuk menjadi bagian dalam peredaran barang haram tersebut, baik sebagai pengguna maupun sebagai pengedar.
“Demokrasi merupakan nilai-nilai kesadaran yang luhur bersifat universal yang harus dijunjung tinggioleh seluruh masyarakat agar tercipta tatanan kehidupan yang lebih baik, hilangnya kesadaran universal yang disebabkan oleh narkoba maka akn sulit cita-cita kemerdekaan diimplementasikan”. Ujarnya.

Menyikapi hal tersebut Badan Kesejahteraan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Lampung Selatan menghadirkan penyelenggara Pemilu dalam hal ini Komisi Pemilihan Uum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (bawaslu) untuk mengampaikan peranannya dalam menjaga demokrasi kepada masyarakat.
KPU Kab, Lamsel yang dihadiri oleh Ketua KPU Ansurasta Razak dalam paparannya menyampaikan bahwa hal terpenting dalam menjaga demokrasi adalah kesadaran masyarakat terhadap hak-hak politiknya. Kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi langsung dalam menyalurkan hak demokrasinya sebagai warga negara yang syah sesuai undang-undang harus murni berdasarkan hati Nurani dengan tujuan untuk kepentingan kesejahteraan.
“dalam menjaga dalam demokrasi kesadaran masyarakat terhadap hak-hak politiknya itu sangat penting, kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi langsung dalam menyalurkan hak demokrasinya sebagai warga negara yang syah sesuai undang-undang harus murni berdasarkan hati Nurani dengan tujuan untuk kepentingan kesejahteraan” Katanya.
Sementara itu Ketua Bawaslu Kab. Lamsel Hendra Fauzi dalam penyampaiannya mengatakan hal yang sama bahwa demokrasi akan terjaga dengan baik jika peran partisipasi masyarakat dalam memberikanpengawasan dalam proses pemilihan berjalan dengan baik. Pentingnya penegakkan kejujuran dan keadlian sebagai dasar utama dalam demokrasi itu menjadi tanggungjawab moral bersama tidak hanya penyelenggara.
Partisipasi dalam memberikan pengawasan sebagai manifestasi nilai-nilai luhur dari Pancasila harus tetap terjaga sebagai spirit kita dalam berbangsa dan bernegara. Karena sejatinya demokrasi itu kekuasaan ditangan rakyat maka rakyat itu sendiri yang harus menempatkan dirinya sebagai penguasa.
menyampaikan hal yang sama Karna pada dasarnya para pemimpin baik eksekutif maupun legislative secara substansi mereka meminta tolong kepada masyarakat untuk memilih agar terpilih menjadi pemimpin atau wakil rakuat itu sendiri
“rakyat sebagai pemegang kandali demokrasi harus memberi peranan yang sangat besar dalam menjaga demokrasi, demokrasi akan sulit diwujudkan jika masing-masing hanya mementingkan pribadi dan keuntungan sesaat yang berujung kerugian yang akan dirasakan oleh kita sendiri, maka bawaslu dalam hal ini sesuai tugas, kewajiban dan wewenangnya tetap memebrikan edukasi sesuai dengan porsinya kepada masyarakat. “Paparnya.
Selain dari penyelenggara hadir juga ketua Badan Narkotika Nasional (BNN) Kab Lamsel AKBP Ikhlas, S.P., M.H menyampaikan terkait bahaya peredaran narkoba di wilayahnya. Hal tersebut adakaitannya dengan proses penegakkan demokrasi di Lamsel. Menurutnya masyarakat jika mengkonsumsi bahan-bahan yang berbahaya yang berakibat rusaknya fungsi kesadaran sehingga menyebabkan terganggunya fungsi syarat maka nilai-nilai kesadaran tidak akan bisa terwujud dengan baik. Dengan demikian sejauh mungkin beliau meminta jangan sampai masyarakat tergoda untuk menjadi bagian dalam peredaran barang haram tersebut, baik sebagai pengguna maupun sebagai pengedar.
“Demokrasi merupakan nilai-nilai kesadaran yang luhur bersifat universal yang harus dijunjung tinggioleh seluruh masyarakat agar tercipta tatanan kehidupan yang lebih baik, hilangnya kesadaran universal yang disebabkan oleh narkoba maka akn sulit cita-cita kemerdekaan diimplementasikan”. Ujarnya.

Tag
Tak Berkategori