Bawaslu Kabupaten Lampung Selatan Raih Penghargaan Terbaik Pelaksanaan P2P, Bukti Komitmen Penguatan Partisipasi Masyarakat
|
LAMPUNG SELATAN – Komitmen Bawaslu Kabupaten Lampung Selatan dalam memperkuat pengawasan pemilu berbasis masyarakat mendapat apresiasi dari Bawaslu Provinsi Lampung. Bawaslu Kabupaten Lampung Selatan meraih sertifikat penghargaan sebagai satuan kerja terbaik dalam pelaksanaan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Tahun 2026. Penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas komitmen, inovasi, dan kualitas penyelenggaraan pendidikan pengawasan partisipatif.
Keberhasilan tersebut didukung pelaksanaan P2P melalui dua metode pembelajaran. Pada 12–18 Agustus 2026, peserta mengikuti pembelajaran mandiri secara daring, kemudian dilanjutkan dengan pembelajaran tatap muka pada 19 Agustus 2026 di Kantor Bawaslu Kabupaten Lampung Selatan. Perpaduan kedua metode ini menjadi upaya untuk memperluas akses pembelajaran sekaligus memperkuat pemahaman peserta mengenai peran masyarakat dalam mengawal demokrasi.
Ketua Bawaslu Kabupaten Lampung Selatan, Wazzaki, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pengawasan partisipatif. “Penghargaan ini bukan sekadar pencapaian kelembagaan, tetapi juga menjadi penyemangat bagi kami untuk terus membangun kolaborasi dengan masyarakat. Pengawasan pemilu yang kuat membutuhkan keterlibatan semua pihak demi terwujudnya demokrasi yang berintegritas,” ujarnya.
Senada dengan itu, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kabupaten Lampung Selatan, Khoirul Anam, menegaskan bahwa P2P menjadi langkah strategis untuk membangun kesadaran dan keterlibatan publik dalam pengawasan pemilu. “Kami berharap para peserta P2P dapat menjadi mitra strategis Bawaslu di tengah masyarakat, turut menyebarkan pendidikan demokrasi, serta berani berperan aktif dalam mengawasi setiap proses pemilu,” katanya.
Penghargaan ini menjadi dorongan bagi Bawaslu Kabupaten Lampung Selatan untuk terus menghadirkan pendidikan pengawasan yang adaptif, inklusif, dan berdampak nyata. Lebih dari sekadar prestasi, capaian tersebut menegaskan bahwa menjaga kualitas demokrasi merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
Penulis : Ahmad Sayuti
Editior : Tim Humas Bawaslu Lamsel