Sosialisasi Petunjuk Teknis IKU Pengawas Pemilu 2026 di Kantor Bawaslu Provinsi Lampung
|
Kepercayaan publik terhadap Bawaslu harus diperjuangkan melalui kerja yang terukur dan profesional. Untuk mendorong transformasi kelembagaan yang progresif, Bawaslu terus mematangkan sistem Indikator Kinerja Utama (IKU) yang menitikberatkan pada capaian personal di setiap divisi. Pesan inilah yang saya tegaskan saat memberikan pengarahan pada kegiatan Sosialisasi Petunjuk Teknis IKU Pengawas Pemilu 2026 di Kantor Bawaslu Provinsi Lampung, Kamis (4/6/2026).
Sistem IKU diinisiasi agar kinerja kita tidak lagi hanya sebatas rutinitas, melainkan terukur secara presisi, sistematis, dan terdokumentasi menjadi rekam jejak yang solid. Kebersamaan kita dalam menyukseskan program ini adalah satu rangkaian ikhtiar Bawaslu untuk terus memperbaiki diri menuju transformasi lembaga yang makin dipercaya oleh masyarakat.
Saya berpesan agar menjadikan IKU ini sebagai kompas operasional kinerja lembaga kita. Melalui ukuran yang jelas, Bawaslu memiliki arah yang pasti mengenai apa yang harus dikerjakan, sekaligus memiliki pijakan yang kuat untuk mengevaluasi apakah langkah kita sudah selaras dengan rencana awal. Implementasi yang konsisten tentu akan mendongkrak kualitas reformasi birokrasi di tubuh Bawaslu.
Harapannya seluruh jajaran pengawas pemilu meneguhkan komitmen dan melaksanakan IKU ini dengan sepenuh hati. Lakukanlah ini sebagai wujud nyata kecintaan dan pengabdian kita kepada republik ini. Kita mengemban tanggung jawab moral dan legal untuk membuktikan bahwa setiap kinerja kita dapat dipertanggungjawabkan secara terukur, sistematis, dan berlandaskan hukum yang jelas.
#Demokrasi_Ekokrasi #HJM #tuamawazeng #IKU #Bawaslu